Minggu, 22 Mei 2016

Mulailah Cerdas di Dunia Maya

Dunia maya atau yang lebih dikenal dengan internet untuk sekarang ini sudah menjadi pusat dari segala macam informasi baik informasi yang bersifat realita, repotase, opini maupun hal-hal yang sebenarnya kita tidak butuhkan. Akan tetapi banyak juga informasi positif yang berguna dan kita butuhkan untuk kehidupan sehari-hari.

Sebagai contoh untuk masak air saja, internet pun sudah menyediakan informasi tersebut padahal jika dipikir kembali, masak air merupakan kegiatan yang sangat mudah siapapun bisa melakukannya tanpa harus membaca tutorial atau belajar formal tentang cara memasak air.

Selain tutorial yang berguna, dunia maya (internet) merupakan sasaran empuk yang digunakan oleh kaum radikalis, untuk menyebar paham-paham radikalisme dan terorrisme melalui propaganda tulisan, gambar dan video. Maka dari itu sebaiknya kita sebagai pembaca ataupun pengguna internet bisa lebih cerdas lagi dalam menyikapi sebuah berita/tulisan/artikel agar kita tidak termasuk dalam golongan yang menyalahartikan sesuatu hanya karena melihat dari satu perspektif saja.
Maulailah Cerdas di Dunia Maya
Cerdas di Dunia Maya | Sumber Gambar :zona-1000.blogspot.com

Berikut Ada 4 Langkah  Yang  Bisa Kita Lakukan Untuk Menjadi Cerdas di Dunia Maya


  1. Jangan mudah percaya dengan berbagai konten di dunia maya
  2. Periksa kredibilitas sumber informasinya (profil situs/akun)
  3. Teliti kebenaran kontennya dengan membandingkan dengan sumber lainnya
  4. Jika masih ragu. konsultasikan kepada orang terdekat dan bisa dipercaya seperti orang tua/guru dan lainnya.

Dari 4 cara diatas kita akan membahasnya satu per satu :

Pertama,BNPT menyerukan kepada para pembaca yaitu Jangan Mudah Percaya dengan Berbagai Konten di Dunia Maya, mengapa demikian ?mungkin teman-teman tidak lupa dengan kata hoax atau dalam artian lain adalah berita sampah atau berita yang kebenarannya tidak terbukti, seperti berita tentang "Jackie Chan Masuk Islam"yang sempat heboh di tahun 2015 dan di share dengan banyak, karena pada tahun itu foto Jackie Chan menggunakan songkok di temukan, namun faktanya Jackie Chan tidak pernah masuk islam, hanya saja waktu itu ia menggunakan songkok karena menghadiri acara pemberian gelar Datuk padanya di negeri jiran (Malaysia). Dari hal diatas sebaiknya kita harus lebih teliti dulu, dan lakukan literasi media agar tidak mudah langsung percaya dengan konten yang ada di dunia maya.

Kedua BNPT menyerukan yaitu Periksa Kredibilitas Sumber Informasinya (Profil Situs/Akun), mengapa demikian ? karena banyak sekali sekarang situs yang digunakan untuk menyebarkan informasi tanpa fakta yang kuat,atau sumber terpercaya, tujuannya hanya semata-mata untuk keuntungan pribadi si pemilik situs. Sebagai contoh banyak berita beredar dengan judul unik yang menggugah para pembaca untuk mengkliknya seperti "Heboh Anak ini Mampu Memanjat Gedung Seratus Lantai Dengan Satu Tangan", judul yang membuat penasaran seperti ini pastilah membuat kita penasaran untuk membukanya, namun ketika dibuka isinya kosong hanya judul saja.Kesalahan tersebut terjadi karena para pembaca tidak memeriksa dulu kredibilitas dari orang/situs yang menyebarkan informasi tersebut,mereka melupakan hal penting itu karena rasa penasaran mereka, jadi jika ingin cerdas di dunia maya lihat dulu alamat webnya, atau situs dan akun penyebarnya baru kemudian baca kontennya.

Ketiga BNPT mengatakan bahwa Teliti Kebenaran Kontennya dengan Membandingkan dengan Sumber Lainnya, hal ini dibutuhkan agar para pembaca memiliki lebih dari satu perspektif agar menjadi bahan pertimbangan atau pendukung keputusan untuk memilih mana berita yang sesuai dengan fakta dan mana berita yang hanya bertujuan untuk propaganda. Karena jika pembaca hanya melihat dari satu perspektif saja, pasti jika di tawarkan sudut pandang lain maka pembaca langsung menjudge salah pada sudut pandang kedua tersebut. Maka dari itu bacalah sebanyak-banyaknya agar anda menjadi salah satu orang cerdas di dunia maya.

Keempat BNPT menyarankan Jika Masih Ragu, Konsultasikan Kepada Orang Terdekat dan Bisa Dipercaya Seperti Orang Tua/Guru dan Lainnya. Karena target dari media-media propaganda, adalah para anak remaja yang masih sedang mencari jati diri mereka dan masih labil dalam membedakan sesuatu yang benar dan yang salah, maka point terakhir ini menitikberatkan pada remaja agar pada saat membaca sebuah kontek yang bersifat propaganda, dan memiliki banyak pertanyaan dikepala karena bingung, maka sebaiknya konsultasikan yang ada dipikiran anda kepada orangtua, atau jika pada saat disekolah kepada guru ataupun yang lebih dewasa. Jangan simpan beban dan pemikiran itu sendiri sebab dengan berbagai dan bercerita anda akan lebih mudah memutuskan sesuatu yang benar dan bermanfaat.

Mungkin itu saja yang perlu dilakukan agar seseorang bisa menjadi cerdas di dunia maya, jika anda membaca artikel ini sebaiknya anda melakukan langkah-langkah tersebut agar anda buka salah satu korban dari propaganda, namun sebaliknya anda bisa menjadi orang yang melakukan kontra propaganda agar korban propaganda tidak berjatuhan di negara tercinta kita, yaitu Republik Indonesia.

Posting Komentar

Halo Cari Apaki? Ketikmi